Senin, 30 Maret 2015

Renungan Berhijab-Yuuk



Writed                   : Mohammad Bilal Syaikh
Translated by       : Khalila Indriana
Repost                   : Muhammad Aulia Rachman
Powered by           : IMAN Rohis SMAN 8 Kota Bogor


Seorang gadis membeli sebuah iPhone 6.  Smartphone  tersebut telah dilengkapi dengan pelindung layar dan ‘flip cover’ yang tak kalah cantiknya. Dia menunjukkan smartphone barunya tersebut ke ayahnya. Lalu, sebuah percakapan yang cukup menggugah pun dimulai:
Ayah                           : Wah, telepon genggam yang bagus. Berapa harga yang harus engkau
bayar untuk itu?
Anak Perempuan         : Saya membayar $ 700 untuk telepon genggam ini, $ 20 untuk
penutup teleponnya, serta $ 5 untuk pelindung layarnya.
Ayah                           : Oh, mengapa kamu menambahkan pelindung layar dan penutup
teleponnya? Bukankah kamu dapat menghemat $ 25 untuk itu?
Anak Perempuan         : Ayah, saya telah menghabiskan $ 700 untuk mendapatkan  telepon
genggam ini. Jadi apa alasan saya tidak mengeluarkan $ 25 untuk
keamanannya? Dan lihatlah, penutup ini juga membuat telepon
genggamku tampak lebih indah bukan?
Ayah                           : Bukankah itu suatu penghinaan bagi perusahaan Apple, Inc. Bahwa
mereka tidak dapat membuat produk iPhone yang tidak cukup aman?
Anak Perempuan         : Tidak, Ayah! Mereka bahkan menyarankan kepada penggunanya untuk
menggunakan pelindung layar dan penutup telepon ini untuk
keamanannya. Dan saya tidak mau terjadi sesuatu yang dapat
membahayakan iPhone baru saya.
Ayah                           : Apakah itu tidak akan mengurangi keindahan telepon itu?
Anak Perempuan         : Tidak. Itu justru membuat telepon genggam saya terlihat lebih
indah. Lalu, sang Ayah menatap putrinya dan tersenyum dengan rasa
kasih sayang.
Sang Ayah pun berkata, “Putriku, kau tau Ayah sangat menyayangimu. Kau membayar $ 700 untuk membeli iPhone ini, serta $ 25 untuk melindunginya. Aku telah membayarkan seluruh hidupku untukmu, lalu mengapa  engkau tak menutup auratmu dengan hijab untuk keselamatanmu sendiri ? Telepon ini, kelak tidak akan dipertanyakan di akhirat nanti. Namun kelak aku akan ditanyai oleh Allah tentangmu, putriku J

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More