INSTITUT PERTANIAN BOGOR

| Searching and Serving The Best | Pilih IPB |

SMAN 8 KOTA BOGOR

| We Are Eighters Squad Hooligan | There is No Difference Between Us |

#

#

MANAJEMEN AGRIBISNIS IPB

Bersama Menyejahterakan Pertanian Indonesia yang Lebih Baik

MIPRO AKMAPESA IPB

THE REAL NUMBER ONE !

Tampilkan postingan dengan label Beasiswa Luar Negeri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beasiswa Luar Negeri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Mei 2012

Daftar Kuliah di Prancis dengan Nilai UN


Pelajar lulusan Sekolah Menengah Atas di Indonesia kemungkinan besar bisa menggunakan hasil Ujian Nasional untuk masuk ke perguruan tinggi di Prancis tanpa tes. Sistem UN di Indonesia dinilai mirip dengan ujian Baccalauréat di Prancis karena sama-sama bersifat nasional dan hasilnya dijamin oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Hal itu disampaikan Atase Pendidikan KBRI  Paris Syafsir Akhlus kepada ANTARA London, Sabtu, sehubungan dengan pembicaraaannya dengan Bertrand de Hartingh, Conseiller de Coopération et d’Action culturelle pada Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia.
Syafsir mengatakan, kemungkinan pengakuan hasil Ujian Nasional (UN) disetarakan dengan Baccalauréat sehingga hasil UN tersebut dapat digunakan sebagai dokumen kualifikasi untuk masuk ke perguruan tinggi di Prancis.
Pada sistem pendidikan nasional di Prancis, siswa yang lulus UN Sekolah Menengah Atas, baik umum, teknologi, maupun kejuruan, akan mendapat diploma Baccalauréat dan dapat langsung masuk ke perguruan tinggi tanpa ada tes masuk, karena diploma Baccalauréat (Bac) merupakan diploma awal perguruan tinggi.
Menurut Syafsir mekanisme ini telah berjalan sejak tahun 1808 dan sampai saat ini tetap berlaku. Proses evaluasi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi hanya dilakukan melalui seleksi berkas dari para kandidat. Walaupun sudah diterima di perguruan tinggi, masih banyak calon mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang.
Sebagai gambaran, pada 2007 hanya 404.760 atau 77,2 persen  dari 524.300 pemegang diploma Bac yang mendaftar ke perguruan tinggi. Jumlah ini merupakan 54 persen dari kaum muda usia masuk perguruan tinggi Prancis pada tahun tersebut.
Dikatakannya, rendahnya angka pendaftaran ulang ini memberikan peluang kepada mahasiswa asing, termasuk Indonesia, untuk dapat memulai pendidikan tingginya di Prancis sejak tahun pertama di perguruan tinggi.  Di sisi lain, pada sistem pendidikan nasional di Indonesia juga dikenal adanya UN untuk Sekolah Menengah Atas, baik umum maupun kejuruan.
Pembahasan tersebut merupakan salah satu agenda kunjungan Bertrand de Hartingh ke KBRI Paris, yang menjadi kunjungan balasan atas kunjungan Syafsir Akhlus ke Kedutaan Prancis di Jakarta baru baru ini.
Prosedur penerimaan mahasiswa asal Indonesia di perguruan tinggi Prancis, khususnya pada jenjang S1 atau Licence, lebih lanjut akan dibahas di Kementerian Pendidikan Nasional Prancis pada pertemuan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
Syafsir Akhlus mengatakan, pembahasan tersebut difasilitasi Marc Melka, Chef du Département Asie et Afrique Kementerian Pendidikan Nasional Perancis, yang mendampingi Bertrand de Hatingh pada waktu working lunch.  Apabila dicapai kesepakatan, maka lulusan SMA/MA dapat menggunakan hasil UN untuk masuk ke perguruan tinggi di Prancis tanpa tes, ujarnya.
Kemampuan bahasa
Selain hasil Ujian Nasional, salah satu syarat utama lainnya masuk ke perguruan tinggi di Prancis adalah diploma yang menunjukkan kemampuan berbahasa Perancis.
Bertrand de Hartingh yang juga merangkap sebagai Direktur Institut Français Indonesia mengatakan, diploma minimal yang disyaratkan adalah B-2. Untuk itu Institut Français Indonesia melakukan perluasan akses dan jejaring di 10 kota besar di Indonesia agar masyarakat khususnya pelajar dan mahasiswa, dapat lebih mudah belajar Bahasa Perancis dan mengikuti ujian-ujiannya.
Syafsir mengakui kesepakatan ini dapat menunjang kemudahan akses pendidikan yang merupakan salah satu upaya penguatan kerjasama bilateral bidang pendidikan tinggi.
Sumber : Kompas.com

Senin, 28 Mei 2012

Dibuka…Beasiswa ADS ke Australia!


Pemerintah Australia kembali meluncurkan program beasiswa Australian Development Scholarships (ADS). Program beasiswa yang dibiayai melalui AusAID untuk program studi S-2 dan S-3 tahun ajaran 2013/2014 di perguruan-perguruan tinggi Australia.
Beasiswa ini terbuka bagi sektor pemerintah dan swasta. Prioritas beasiswa ini diberikan untuk bidang-bidang studi yang menunjang tujuan peningkatan kemampuan sumber daya manusia Indonesia dan pembangunan yang akan mendukung, yaitu Pertumbuhan Berkelanjutan dan Manajemen Ekonomi; Investasi Pembangunan Sumber Daya Manusia; Demokrasi, Keadilan dan Pemerintahan yang Baik; serta Keamanan dan Perdamaian.
Bagi yang berminat, skema beasiswa ADS ini meliputi biaya pendidikan, bantuan tutorial tambahan, biaya perjalanan, kerja lapangan di luar Australia, anggaran permukiman, penyertaan keluarga, biaya hidup, asuransi kesehatan, dan lain-lainnya. Infomasi lebih lengkap mengenai syarat pendaftaran, contoh bidang studi, atau skema beasiswa bisa langsung mengunduhnya di www.australiaawardsindo.or.id
Sumber : Kompas.com

Mau Studi ke Jerman? Ikuti Beasiswa Ini

The German Academic Exchange Service (DAAD) kembali membuka program beasiswa untuk program S2 dan S3 bagi para profesional dari negara berkembang. Lamanya studi berkisar antara 12 hingga 36 bulan tergantung institusi.
Tawaran beasiswa ini terutama diberikan kepada para staf universitas, peneliti, atau profesional yang memiliki pengalaman minimal dua tahun dan menguasi bahasa Inggris dengan nilai TOEFL minimum 550.
Kriteria lain yang disyaratkan antara lain berusia maksimal 36 tahun, punya pengalaman kerja minimal dua tahun setelah lulus sarjana, serta nilai akademik minimal 2,75 untuk program master, sementara itu untuk program doktoral IP minimal adalah 3,00.
Bagi Anda yang berminat, pendaftaran bisa dilakukan secara online dan akan ditutup pada 31 Juli 2012. Untuk info lebih lengkap silakan klik www.daadjkt.org
Sumber : www.Kompas.com

Minggu, 20 Mei 2012

Beasiswa Unggulan Luar Negeri (BULN) TA 2012

Pendaftaran Beasiswa Unggulan Luar Negeri T.A. 2012 sudah dibuka. Penawaran Beasiswa ini dapat dilihat lengkap pada website dikti.go.id. Pertanyaan seputar pendaftaran ini bisa melalui email : beasiswaunggulan@dikti.go.id
Kelengkapan berkas yang harus dikirimkan :
1. Print out bukti registrasi online;
2. Form A Dikti;
3. LoA (Letter of Acceptance);
4. Foto copy ijazah dan transkrip (IPK) S1 dan S2 yang telah dilegalisasi untuk yang akan menempuh program S3, atau salinan ijazah dan transkrip S1 untuk yang akan menempuh program S2;
5. Foto copy sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris yang masih berlaku (TOEFL institusional / ITP/iBT / IELTS);
6. Pelamar program Doktor (S3) wajib melampirkan usulan penelitian (research proposal) yang telah disetujui oleh, atau sekurang-kurangnya sudah dikomunikasikan dengan, calon pembimbing di PT luar negeri yang dituju;
7. Surat Perjanjian / surat pernyataan bagi yang belum memiliki homebase;
8. Surat ijin rektor/pimpinan perguruan tinggi. 


http://darwisyah.staff.ipb.ac.id

Kiat-kiat Memperoleh Beasiswa S1

InfoBeasiswaS1.com-Hi teman-teman, saat ini tahun ajaran baru segera dimulai, beasiswa yang ditawarkan universitas lokal maupun internasional kebanyakan sudah ditutup, maka dari itu tim InfoBeasiswaS1 mencoba membawakan kiat kiat memperoleh beasiswa s1 sebagai persiapan teman-teman untuk beasiswa tahun depan, oc?! Enjoy it!
Kiat-kiat untuk memperoleh beasiswa S1 di universitas terkemuka akan dijelaskan secara mendetail dalam artikel ini. Ada beberapa hal yang wajib dipersiapkan para pelajar SMA untuk memperoleh beasiswa S1. Anda hanya satu dari ribuan bahkan ratusan ribu pelajar yang ingin berkuliah secara gratis, baik untuk biaya sekolah maupun biaya akomodasi.
Setelah mengikuti beberapa langkah praktis berikut, yang merangkum poin-poin penting yang harus dilakukan setiap pelajar SMA yang ingin memperoleh beasiswa di perguruan tinggi, Anda sudah siap bersaing untuk mendapatkan beasiswa incaran Anda.
  1. Mengumpulkan informasi
  2. Rajin mengumpulkan informasi beasiswa dari universitas incaran Anda merupakan modal utama yang menetukan kesuksesan Anda dalam memperoleh beasiswa. Setelah itu, Anda harus mepelajari secara seksama terms and conditions dari beasiswa dari universitas tersebut. Universitas impian Anda tidak memberikan beasiswa? Jangan khawatir, masih banyak universitas bermutu baik yang royal menawarkan beasiswa. Untuk itu, Anda harus tetap optimis dan rajin mengumpulkan berbagai macam informasi beasiswa S1, terutama melalui situs Info Beasiswa S1 ini, ;) .
  3. Memiliki rata-rata nilai SMA kelas 1 dan kelas 2 yang baik
  4. Beberapa universitas mensyaratkan nilai rata-rata minimal untuk calon penerima beasiswa S1. Untuk itu, pastikan Anda menjaga kestabilan nilai raport Anda semasa SMA. Meski seseorang mampu memperoleh nilai yang sangat tinggi dalam tes masuk universitas, tapi memiliki nilai rata-rata rapor yang relatif rendah, universitas cenderung enggan memberikan full scholarship atau beasiswa penuh.
    Kestabilan nilai dan peringkat Anda semasa SMA juga perlu dijaga. Sebagai contoh, pada semester 1, Anda menempati peringkat 1 kelas dengan rata-rata rapor 8,5, tapi pada semester berikutnya, Anda hanya menempati posisi 19 dengan rata-rata 7,4. Pemberi beasiswa akan cenderung berpikir bahwa Anda masih labil dalam menjaga prestasi. Untuk itu, meski Anda menghadapi masalah di luar akademik, pastikan jangan sampai masalah itu mempengaruhi prestasi akademik Anda.
    Perlu juga Anda perhatikan bahwa nilai 7 dari SMA unggulan dapat dinilai sama dengan angka 9 dari universitas non-unggulan. Standar dan kriteria mengenai nilai rata-rata rapor SMA untuk setiap universitas berbeda-beda. Selalu pastikan bahwa Anda melalukan yang terbaik!
  5. Aktif berorganisasi
  6. Aktif dalam berorganisasi tidak hanya meningkatkan kemampuan interpersonal skills Anda, tetapi juga menambah nilai positif Anda di mata pemberi beasiswa. Ada banyak organisasi yang dapat diikuti pelajar SMA, mulai dari OSIS di sekolah hingga terlibat aktif dalam organisasi keagamaan.
  7. Berprestasi akademik
  8. Berprestasi akademik di sini berarti Anda tidak hanya sekadar memiliki nilai bagus di sekolah, tapi juga aktif dan mampu berprestasi di perlombaan-perlombaan antar sekolah. Ada beberapa lingkup perlombaan yang dapat Anda ikuti, mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Dalam hal ini, Anda harus turut aktif dalam mencari informasi, jangan hanya sekadar menunggu intruksi dari sekolah untuk mewakili nama sekolah. Ada banyak perlombaan bertebaran di luar sana yang menunggu untuk diikuti.
  9. Berprestasi non-akademik
  10. Contoh dari prestasi non-akademik ialah juara basket, renang, karate, pidato berbahasa asing, debat, menyanyi, paduan suara, dll. Ada banyak kegiatan non-akademik yang dapat Anda ikuti yang mampu memberi nilai positif tentang diri Anda di mata pemberi beasiswa.
  11. Memiliki kemampuan bahasa asing
  12. Mampu berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, secara aktif baik lisan maupun tulisan kini telah menjadi hal yang wajib seiring dengan adanya globalisasi. Jangan segan untuk mempraktekkan kemampuan berbahasa asing Anda. Jika pelajaran yang diberikan di sekolah terbatas, ada banyak kursus bahasa asing di sekitar kita saat ini.
  13. Menghadapi interview/wawancara
Di beberapa universitas, setelah lolos dari seleksi tes tertulis, tes wawancara atau yang lebih dikenal dengan interview umumnya dilaksanakan. Melalui interview ini, kebenaran data-data yang sebelumnya Anda berikan biasanya akan dicek. Selain itu, melalui interview, pemberi beasiswa dapat lebih mengenal karakter Anda, si calon penerima beasiswa! Untuk lebih yakin dalam menghadapi interview, Anda dapat mempraktekkan Kiat-kiat Sukses Menghadapi Interview/Wawancara.
Setelah memahami poin-poin penting untuk mendapat beasiswa S1 di universitas terkemuka, kini Anda hanya perlu mempraktekkannya. Poin-poin di atas dirangkum berdasarkan pengalaman penulis memperoleh full scholarship, yang meliputi biaya sekolah dan biaya hidup, di salah satu universitas terkemuka di Indonesia.

http://www.infobeasiswas1.com

Beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho) 2012 untuk D2, D3, dan S1


InfoBeasiswaS1Beasiswa D2, D3, dan S1 ke Jepang yang diberikan oleh pemerintah Jepang, yang lebih populer dengan Monbukagakusho tahun 2012 dibuka pada tanggal 9 Mei 2011 dan akan ditutup pada 10 Juni 2011. Berikut ada detail syarat dan materi ujian untuk masing-masing jenjang. Perlu diperhatikan setiap pelajar hanya dapat memilih 1 program (D2/D3/S1)
Undergraduate (S-1) : Masa studi 5 tahun termasuk 1 tahun belajar Bahasa Jepang (kecuali jurusan kedokteran umum, gigi, hewan, dan sebagian farmasi lama masa studi adalah 7 tahun)
Syarat: lulusan SLTA; nilai rata-rata ijazah atau rapor kelas 3 semester terakhir masing-masing minimal 8,4; lahir antara tgl. 2 April 1990 dan tgl. 1 April 1995
Materi ujian tertulis:
IPS: Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, dan Matematika
IPA-a: Bahasa Inggris,Matematika, Kimia, dan Fisika
IPA-b,c: Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, dan Biologi
Pilihan jurusan (study programs):
IPS: Laws, Politics, Pedagogy, Sociology, Literature, History, Japanese language, Economics, Business Administration, and others.
IPA-a: Science (Mathematics, Physics, Chemistry); Electric and Electronic Studies (Electronics, Electrical Engineering, Information Engineering); Mechanical Studies (Mechanical Engineering, Naval Architecture); Civil Engineering and Architecture (Civil Engineering, Architecture, Environmental Engineering); Chemical Studies (Applied Chemistry, Chemical Engineering, Industrial Chemistry, Textile Engineering); and other fields (Metallurgical Engineering, Mining Engineering, Maritime Engineering, Biotechnology)
IPA-b: Agricultural Studies (Agriculture, Agricultural Chemistry, Agricultural Engineering, Animal Science, Veterinary Medicine, Forestry, Food Science, Fisheries); Hygienic Studies (Pharmacy, Hygienics, Nursing); Science (Biology)
IPA-c: Medicine; Dentistry
College of Technology (D-3): Masa studi 4 tahun termasuk 1 tahun belajar Bahasa Jepang. College of Technology memiliki program 5 tahun yang dirancang bagi lulusan SLTP. Siswa penerima Beasiswa Monbukagakusho (lulusan SLTA) akan masuk College of Technology sebagai mahasiswa tahun ketiga. Studi teknik sebagian besar terdiri dari eksperimen / percobaan dan latihan-latihan praktek. Lulusan dari sekolah ini diharapkan menjadi ahli teknik (engineer).
Syarat: lulusan SLTA; nilai rata-rata ijazah atau rapor kelas 3 semester terakhir masing-masing minimal 8,0; lahir antara tgl. 2 April 1990 dan tgl. 1 April 1995
Materi ujian tertulis: Matematika dan Kimia/Fisika (tergantung kategori jurusan seperti tertulis di bawah)
Pilihan jurusan:
Kimia: Jurusan yang terkait pada bidang kimia seperti “Materials Engineering” dll.
Fisika: Jurusan lain seperti “Mechanical Engineering”, “Electrical and Electronic Engineering”, “Information, Communication, and Network Engineering”, “Architecture and Civil Engineering”, “Maritime Engineering” dll.
Professional Training College (D-2) : Masa studi 3 tahun termasuk 1 tahun belajar Bahasa Jepang. Professional Training College terpisah dari sistem pendidikan Jepang yang biasa. Sekolah ini menawarkan pelatihan praktis kejuruan.
Syarat: lulusan SLTA; nilai rata-rata ijazah atau rapor kelas 3 semester terakhir masingmasing
minimal 8,0; lahir antara tgl. 2 April 1990 dan tgl. 1 April 1995
Materi ujian tertulis: Bahasa Inggris dan Matematika
Pilihan jurusan: Architecture; Civil Engineering; Electrical Engineering; Electronics; Telecommunication; Nutrition; Infant Education; Secretarial Studies; Hotel Management; Tourism; Fashion and Dress making; Design; Photography; dll

 http://www.infobeasiswas1.com

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More