INSTITUT PERTANIAN BOGOR

| Searching and Serving The Best | Pilih IPB |

SMAN 8 KOTA BOGOR

| We Are Eighters Squad Hooligan | There is No Difference Between Us |

#

#

MANAJEMEN AGRIBISNIS IPB

Bersama Menyejahterakan Pertanian Indonesia yang Lebih Baik

MIPRO AKMAPESA IPB

THE REAL NUMBER ONE !

Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Maret 2013

Ini Tanggapan PSSI Soal Surat Terbaru FIFA

Suasana Kongres Luar Biasa PSSI (Foto: Heru Haryono/Okezone)



JAKARTA - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya memberikan jawaban perihal datangnya surat terbaru dari FIFA, Jumat (22/3/2013), kemarin.

FIFA kembali menyurati PSSI usai Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar 17 Maret lalu. Dalam surat terbaru yang ditujukan kepada Wakil Ketua Umum PSSI Farid Rahman, serta ditembuskan kepada Menpora Roy Suryo, FIFA menyatakan hanya mengakui tiga poin yang agendakan di KLB.

Surat terbaru yang menyatakan hanya mengakui agenda pengembalian empat anggota Exco, penyatuan liga dan revisi statuta ini ditandatangani oleh Sekjen FIFA, Jerome Valcke.

"FIFA menyatakan jika KLB telah dilaksanakan dengan sukses. Di dalam surat (FIFA) itu tidak ada penolakan tentang keputusan dari hasil KLB. Hanya tiga hal itu saja, selebihnya merupakan keputusan Exco yang dilegasikan oleh 51 voters," kata Sekjen PSSI, Hadiyandra kepada wartawan.

Nantinya akan ada penambahan empat orang Exco yang berdasarkan dari hasil revisi statuta. "Ada perubahan pada Pasal 40 tentang jumlah Exco dari sebelas menjadi 15. Jumlah wakil dari satu orang menjadi dua orang," jelasnya.

"Perubahan itu merupakan keputusan sejak tanggal 17 Maret 2013. Artinya itu sesuai dengan MoU adanya revisi dan penambahan," sambungnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan Exco wajib menuruti apa yang dipinta oleh voter. Andai voter ingin menggelar rapat, maka Exco wajib melaksanakannya. "Voter yang punya hak. Jadi tidak benar jika ada yang mengatakan kalau hasil KLB itu tidak disetujui oleh FIFA," jelas Hadiyandra.

Menganggapi aksi walk out beberapa anggota pada KLB beberapa waktu lalu, Hadiyandra mengatakan mekanisme para voter untuk meminta diadakan rapat sudah sesuai.

"Para voter meminta agar digelar rapat untuk merespon walk-out, maka ada keputusan skorsing. Mekanisme sudah benar," paparnya.

"FIFA merespon dengan baik, mereka juga menyetujui hasil KLB sesuai dengan MoU. Tiga agenda yang sudah disepakati, tidak ada penolakan. Selebihnya, itu mekanisme organisasi," tutup Hadiyandra.

http://bola.okezone.com

Jumat, 08 Juni 2012

Jadwal Pertandingan Euro 2012 (LIVE ON RCTI)

Untuk para pecinta sepakbola. Euro 2012 sudah didepan mata. Untuk yang belum tahu jadwal pertandingannya, silahkan catat jadwal dibawah ini.
 
Jadwal TV tercantum dalam Waktu Indonesia Barat (WIB). Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.


Jumat, 8 Juni
21:00 Polandia vs Yunani

Sabtu, 9 Juni
01:00 Rusia vs Ceko
22:15 Belanda vs Denmark

Minggu, 10 Juni
01:00 Jerman vs Portugal
22:15 Spanyol vs Italia

Senin, 11 Juni
01:00 Irlandia vs Kroasia
22:15 Prancis vs Inggris

Selasa, 12 Juni
01:00 Ukraina vs Swedia
22:15 Yunani vs Ceko

Rabu, 13 Juni
01:00 Polandia vs Rusia
22:15 Denmark vs Portugal

Kamis, 14 Juni
01:00 Belanda vs Jerman
22:15 Italia vs Kroasia

Jumat, 15 Juni
01:00 Spanyol vs Irlandia
22:15 Ukraina vs Prancis

Sabtu, 16 Juni
01:00 Swedia vs Inggris

Minggu, 17 Juni
01:00 Ceko vs Polandia
04:00 [delay] Yunani vs Rusia

Senin, 18 Juni
01:00 Portugal vs Belanda
04:00 [delay] Denmark vs Jerman

Selasa, 19 Juni
01:00 Kroasia vs Spanyol
04:00 [delay] Italia vs Irlandia

Rabu, 20 Juni
01:00 Inggris vs Ukraina
04:00 [delay] Swedia vs Prancis

Jumat, 22 Juni
01:00 [Perempat-final 1] 1A vs 2B

Sabtu, 23 Juni
01:00 [Perempat-final 2] 1B vs 2A

Minggu, 24 Juni
01:00 [Perempat-final 3] 1C vs 2D

Senin, 25 Juni
01:00 [Perempat-final 4] 1D vs 2C

Kamis, 28 Juni
01:00 Pemenang perempat-final 1 vs 2

Jumat, 29 Juni
01:00 Pemenang perempat-final 3 vs 4

Minggu, 1 Juli
23:00 Pemenang semi-final 1 vs 2

Kamis, 24 Mei 2012

5 Olahraga Asli Indonesia


Oleh: Imonika Hansputri
[UNIKNYA.COM]: Apakah olahraga favorit anda? Sepakbola? Bowling? Atau mungkin bersepeda? Apapun olahraga kesukaan anda, jika anda rutin melakukannya, pasti akan membawa dampak yang baik bagi kesehatan tubuh dan juga mental anda. Karena olahraga seperti sepakbola misalnya, tidak hanya menyehatkan fisik tetapi juga melatih interaksi sosial anda.

Di antara banyak olahraga di Indonesia, tahukah anda jenis olahraga apa saja yang asli ‘milik’ Indonesia? Berikut ini uniknya.com membuat daftar lima olahraga asli Indonesia. Beberapa diantaranya masih bertahan hingga sekarang, sebagian lainya mungkin pernah anda mainkan sewaktu kecil, dan bahkan ada yang bisa jadi namanya saja belum pernah anda dengar sampai sekarang:

1.  Sepak Takraw
Olahraga apakah yang dimainkan dengan cara seperti bermain sepakbola dan bola voli, tetapi dilakukan di lapangan bulu tangkis? Ya, sepak takraw! Olahraga ini berasal dari zaman Kesultanan Malaka (1402-1511) dan disebut juga dengan nama sepak raga. Jumlah pemain dalam sebuah permainan adalah tiga orang untuk masing-masing regu. Pemain sepak takraw tidak boleh menyentuh bola dengan tangan, dan hanya boleh menggunakan kaki mereka sehingga sekilas gerakan-gerakan dalam permainan sepak takraw mirip dengan gerakan seni bela diri. Olahraga ini telah sejak lama ‘diperebutkan’ atau diklaim oleh berbagai Negara dari mulai Malaysia, Laos, Filipina, hingga Thailand. Walaupun bukti-bukti yang kuat dari pakar sejarah bisa membuktikan bahwa sepak takraw adalah olahraga tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan, tidak akan ada artinya jika kita sebagai rakyat Indonesia tidak mempertahankannya dan melestarikannya. Jangan sampai setelah terlanjur kecolongan baru kita kebakaran jenggot.

Sepak Takraw (Sumber : matanews.com)

2.   Pathol
Pathol adalah olahraga gulat tradisional yang berasal dari Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Konon permainan Pathol telah ada sejak jaman Majapahit, yang awalnya merupakan acara sayembara untuk mencari kesatria terbaik yang bisa menjaga pelabuhan Tuban yang pada waktu itu ramai oleh perompak dan penyamun. Gerakan-gerakan pathol kemudian diadaptasi dan dikembangkan oleh pemuda dan masyarakat setempat hingga akhirnya tumbuh menjadi olahraga yang digemari dan bahkan dijadikan kesenian tradisional. Gulat pathol yang umumnya digelar di pesisir pantai ini sering diselenggarakan setiap menjelang purnama atau pada hari-hari khusus misalnya bertepatan dengan upacara sedekah laut.

Pathol (sumber : rembangkab.go.id)

3.  Karapan Sapi
Karapan Sapi adalah olahraga pacuan sapi yang berasal dari Madura. Dalam permainan yang satu ini, sepasang sapi lah yang ‘berolahraga’ dengan menarik semacam kereta kayu melewati lintasan sepanjang 100 meter. Joki sapi hanya perlu berdiri di kereta kayu dan mengendalikan laju sapi-sapinya agar tidak oleng. Tetapi jangan dikira menjadi joki karapan sapi itu pekerjaan yang mudah ya, karena tentu saja diperlukan latihan dan keahlian yang khusus. Keseriusan warga Madura dan pemerintah Indonesia dalam melestarikan karapan sapi tidak main-main. Karapan sapi kini telah menjadi sebuah ajang pesta rakyat yang mampu menyedot ribuan pengunjung dari dalam maupun luar negeri. Setiap akhir bulan September atau Oktober bahkan diadakan pertandingan karapan sapi terbesar yang memperebutkan Piala Bergilir Presiden. Sayangnya dibalik kemeriahan ini sering ditemukan pelanggaran para peserta yang kerap memperlakukan sapi-sapinya dengan kejam agar bisa berlari dengan kencang. Kebiasaan ini tentu saja sangat melenceng dari nilai aslinya dan selayaknya patut ditindaklanjuti dengan tegas oleh pihak penyelenggara.

Karapan Sapi (sumber : indonesianartandculture.com)

 4. Pencak Silat
Pencak Silat merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat Indonesia yang sudah berkembang sejak jaman dahulu kala. Pencak silat berakar pada budaya Melayu dan telah dikenal luas di berbagai Negara seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura. Pencak silat di Indonesia tidak hanya satu macam saja. Banyak versi olahraga pencak silat yang berkembang sesuai dengan nilai budaya masyarakat setempat. Misalnya pencak silat aliran Cimande yang konon bermula dari kisah seorang perempuan yang menyaksikan pertarungan antara harimau dengan kera, kemudian meniru gerakan kedua hewan tersebut. Ada pula silat atau silek yang berasal dari ranah Minang, yang diciptakan oleh Datuk Suri Diraja dari Pariangan Tanah Datar pada abad XI. Induk organisasi pencak silat di Indonesia saat ini adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Ada pula organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat dari berbagai Negara yang bernama Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (PERSILAT) yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Pencak Silat (Sumber : bandung.panduanwisata.com)

5. Pacu Jalur
Pacu Jalur adalah jenis olahraga perahu dayung tradisional yang berasal dari Riau. Perahu pada perlombaan pacu jalur memiliki panjang sekitar 25-40 meter dengan awak perahu sebanyak 40 sampai 60 orang. Pada awalnya pacu jalur diselenggarakan di kampong-kampung sepanjang Sungai Kuantan untuk memperingati hari besar Islam seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Idul Fitri, atau tahun baru Muharam. Kini acara pacu jalur  sudah masuk ke dalam kalender pariwisata nasional, setiap tahun pada tanggal 23-26 Agustus diadakan festival pacu jalur dalam rangkaian peringatan kemerdekaan Indonesia (17 Agustus-an). Pacu jalur biasanya diadakan di Sungai Batang Kuantan yang pada jaman dahulu kala merupakan simbol identitas sosial karena hanya datuk-datuk dan bangsawan saja yang bertransportasi melalui jalur tersebut.

Pacu Jalur (Sumber : reznatour.biz)

Sumber : Dari berbagai sumber, uniknya.com, November 2011.

Senin, 21 Mei 2012

Sejarah Lengkap Berdirinya PSSI

PSSI didirikan oleh seorang insinyur sipil bernama Soeratin Sosrosoegondo. Beliau menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Teknik Tinggi di Heckelenburg, Jerman pada tahun 1927 dan kembali ke tanah air pada tahun 1928. Ketika kembali ke tanah air Soeratin bekerja pada sebuah perusahaan bangunan Belanda “Sizten en Lausada” yang berpusat di Yogyakarta. Disana ia merupakan satu – satunya orang Indonesia yang duduk dalam jajaran petinggi perusahaan konstruksi yang besar itu. Akan tetapi, didorong oleh jiwa nasionalis yang tinggi Soeratin mundur dari perusahaan tersebut.
Setelah berhenti dari “Sizten en Lausada” ia lebih banyak aktif di bidang pergerakan, dan sebagai seorang pemuda yang gemar bermain sepakbola, Soeratin menyadari sepenuhnya untuk mengimplementasikan apa yang sudah diputuskan dalam pertemuan para pemuda Indonesia 28 Oktober 1928 (Sumpah Pemuda) Soeratin melihat sepakbola sebagai wahana terbaik untuk menyemai nasionalisme di kalangan pemuda, sebagai tindakan menentang Belanda.
Untuk melaksanakan cita – citanya itu, Soeratin mengadakan pertemuan demi pertemuan dengan tokoh – tokoh sepakbola di Solo, Yogyakarta dan Bandung . Pertemuan dilakukan dengan kontak pribadi menghindari sergapan Polisi Belanda (PID). Kemudian ketika diadakannya pertemuan di hotel kecil Binnenhof di Jalan Kramat 17, Jakarta dengan Soeri – ketua VIJ (Voetbalbond Indonesische Jakarta) bersama dengan pengurus lainnya, dimatangkanlah gagasan perlunya dibentuk sebuah organisasi persepakbolaan kebangsaan, yang selanjutnya di lakukan juga pematangan gagasan tersebut di kota Bandung, Yogya dan Solo yang dilakukan dengan tokoh pergerakan nasional seperti Daslam Hadiwasito, Amir Notopratomo, A Hamid, Soekarno (bukan Bung Karno), dan lain – lain. Sementara dengan kota lainnya dilakukan kontak pribadi atau kurir seperti dengan Soediro di Magelang (Ketua Asosiasi Muda).
Kemudian pada tanggal 19 April 1930, berkumpullah wakil – wakil dari VIJ (Sjamsoedin – mahasiswa RHS); wakil Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (BIVB) Gatot; Persatuan Sepakbola Mataram (PSM) Yogyakarta, Daslam Hadiwasito, A.Hamid, M. Amir Notopratomo; Vortenlandsche Voetbal Bond (VVB) Solo Soekarno; Madioensche Voetbal Bond (MVB), Kartodarmoedjo; Indonesische Voetbal Bond Magelang (IVBM) E.A Mangindaan (saat itu masih menjadi siswa HKS/Sekolah Guru, juga Kapten Kes.IVBM) Soerabajashe Indonesische Voetbal Bond (SIVB) diwakili Pamoedji. Dari pertemuan tersebut maka, lahirlah PSSI (Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia) nama PSSI ini diubah dalam kongres PSSI di Solo 1950 menjadi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia yang juga menetapkan Ir. Soeratin sebagai Ketua Umum PSSI.
Begitu PSSI terbentuk, Soeratin dkk segera menyusun program yang pada dasarnya “menentang” berbagai kebijakan yang diambil pemerintah Belanda melalui NIVB. PSSI melahirkan “stridij program” yakni program perjuangan seperti yang dilakukan oleh partai dan organisasi massa yang telah ada. Kepada setiap bonden/perserikatan diwajibkan melakukan kompetisi internal untuk strata I dan II, selanjutnya di tingkatkan ke kejuaraan antar perserikatan yang disebut “Steden Tournooi” dimulai pada tahun 1931 di Surakarta .
Kegiatan sepakbola kebangsaan yang digerakkan PSSI , kemudian menggugah Susuhunan Paku Buwono X, setelah kenyataan semakin banyaknya rakyat pesepakbola di jalan – jalan atau tempat – tempat dan di alun – alun, di mana Kompetisi I perserikatan diadakan. Paku Buwono X kemudian mendirikan stadion Sriwedari lengkap dengan lampu, sebagai apresiasi terhadap kebangkitan “Sepakbola Kebangsaan” yang digerakkan PSSI. Stadion itu diresmikan Oktober 1933. Dengan adanya stadion Sriwedari ini kegiatan persepakbolaan semakin gencar.
Lebih jauh Soeratin mendorong pula pembentukan badan olahraga nasional, agar kekuatan olahraga pribumi semakin kokoh melawan dominasi Belanda. Tahun 1938 berdirilah ISI (Ikatan Sport Indonesia), yang kemudian menyelenggarakan Pekan Olahraga (15-22 Oktober 1938) di Solo.
Karena kekuatan dan kesatuan PSSI yang kian lama kian bertambah akhirnya NIVB pada tahun 1936 berubah menjadi NIVU (Nederlandsh Indische Voetbal Unie) dan mulailah dirintis kerjasama dengan PSSI. Sebagai tahap awal NIVU mendatangkan tim dari Austria “Winner Sport Club “ pada tahun 1936.
Pada tahun 1938 atas nama Dutch East Indies, NIVU mengirimkan timnya ke Piala Dunia 1938, namun para pemainnya bukanlah berasal dari PSSI melainkan dari NIVU walaupun terdapat 9 orang pemain pribumi / Tionghoa. Hal tersebut sebagai aksi protes Soeratin, karena beliau menginginkan adanya pertandingan antara tim NIVU dan PSSI terlebih dahulu sesuai dengan perjanjian kerjasama antara mereka, yakni perjanjian kerjasama yang disebut “Gentelemen’s Agreement” yang ditandatangani oleh Soeratin (PSSI) dan Masterbroek (NIVU) pada 5 Januari 1937 di Jogyakarta. Selain itu, Soeratin juga tidak menghendaki bendera yang dipakai adalah bendera NIVU (Belanda). Dalam kongres PSSI 1938 di Solo, Soeratin membatalkan secara sepihak Perjanjian dengan NIVU tersebut.
Soeratin mengakhiri tugasnya di PSSI sejak tahun 1942, setelah sempat menjadi ketua kehormatan antara tahun 1940 – 1941, dan terpilih kembali di tahun 1942.
M asuknya balatentara Jepang ke Indonesia menyebabkan PSSI pasif dalam berkompetisi, karena Jepang memasukkan PSSI sebagai bagian dari Tai Iku Kai, yakni badan keolahragaan bikinan Jepang, kemudian masuk pula menjadi bagian dari Gelora (1944) dan baru lepas otonom kembali dalam kongres PORI III di Yogyakarta (1949).

http://timnasindonesia.comuv.com

Rabu, 02 Mei 2012

STADION MEWAH DI INDONESIA



1. Stadion Batakan


 












1 .Kota : Balikpapan, Kalimantan Timur
2. Dibangun : Tahun 2010 masih dalam tahap pengerjaan.
3. Kandang : PERSIBA BALIKPAPAN FC
4. Kapasitas : 30.000 kursi.
5. Tipe stadion : Stadion Sepakbola Modern.
6. Kategori : A

      Sejarah Singkat
Stadion Batakan merupakan stadion masa depan dari Persiba Balikpapan. Komplek stadion Balikpapan di Batakan yang akan dibangun oleh Pemkot, kelak akan menjadi sarana olahraga yang mewah dan megah. Di bangun di atas lahan seluas 18 hektare akan berdiri berbagai sarana olahraga dengan standar olimpiade.
Sarana tersebut tentu akan menjadi angin segar bagi pembinaan olahraga di Balikpapan khususnya buat team Persiba Balikpapan.
Komplek olahraga tersebut diperkirakan membutuhkan waktu tiga hingga empat tahun untuk menyelesaikan keseluruhan proyek tersebut.
Khusus untuk pembangunan stadion sepakbola pemerintah kota Balikpapan telah menganggarkan dana sekitar Rp 150 miliar.

      Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A




2. Stadion Dompak


Kota : Tanjung Pinang (Pulau Dompak), Kepulauan Riau
        Dibangun : 2008
       Kandang : -
        Kapasitas : 40.000 Kursi
        Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Modern.
         Kategori : A

      Sejarah Singkat
Stadion Utama Tanjung Pinang ini diperkirakan selesai tahun 2012 dan natinya menjadi salah satu stadion bertaraf internasional di Indonesia.

      Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A

3. Stadion Gedebage


Gambaran Stadion Gedebage [OLD TRAFFORD INDONESIA]
Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage, stadion dengan biaya 495 miliyar rupiah, merupakan stadion masa depan Persib Bandung untuk menjalani partai kandang di Kompetisi Liga Indonesia.






Semua kursi di Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage Bandung, yang diperkirakan sebanyak 38.000, akan didesain seperti kursi di Stadion Old Trafford, Inggris.
“Kota Bandung ingin punya stadion standar internasional. Tidak seperti kebanyakan stadion di Indonesia lainnya yang menggunakan bangku panjang, kita memakai standar FIFA,” kata anggota tim dari pelaksana kontrak dan teknis pembangunan SUS Gedebage dari PT Adhi Karya, Hanif Setio Nugroho, di Bandung, Selasa (25/1/2011).
Ia mengatakan, 38.000 kursi yang akan menjadi tempat duduk penonton SUS Gedebage tersebut akan didatangkan langsung dari Inggris melalui pabriknya di Malaysia.
“Tentang kursi yang dipesan khusus ini memiliki kelebihan bisa melipat sendiri dan kekuatan menahan berat atau beban hingga 2.000 newton atau 200 kilogram,” ujar Hanif.
Menurutnya, anggaran yang dipersiapkan untuk pemenuhan kursi spesial tersebut sebesar Rp 15 miliar.
Dikatakannya, saat ini sudah terkirim 30.800 dari 38.000 kursi di lokasi pembangunan yang telah dipesan, sisanya masih berada di Pelabuhan Tanjung Priok, menunggu pembangunan SUS Gedebage selesai.
Kota : Bandung, Jawa Barat
Dibangun : masih dalam tahap perencanaan
Kandang : PERSIB BANDUNG FC
Kapasitas : 40.000 kursi.
Tipe Stadion : Stadion Modern
Kategori : A
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A




4. SUGBK (Gelora Bung Karno)




Kota : Jakarta Pusat, DKI Jakarta Raya
Dibangun : 8 Februari 1960 (Renovasi 2007)
Kandang : Tim Nasional Indonesia, Persija Jakarta (Liga Super)
Kapasitas : 88.083 tempat duduk.
Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Lama.
Kategori : A
Event besar – Asian Games IV Jakarta 1962
- Sea games
- PON
- Piala Asia 2007

Sejarah Singkat :
Gelanggang Olahraga (Gelora) Bung Karno adalah sebuah kompleks olahraga serbaguna di Senayan, Jakarta, Indonesia. Kompleks olahraga ini dinamai untuk menghormati Soekarno, Presiden pertama Indonesia, yang juga merupakan tokoh yang mencetuskan gagasan pembangunan kompleks olahraga ini. Dalam rangka de-Soekarnoisasi, pada masa Orde Baru, nama kompleks olahraga ini diubah menjadi Istora Senayan. Setelah bergulirnya gelombang reformasi pada 1998, nama kompleks olahraga ini dikembalikan kepada namanya semula melalui Surat Keputusan Presiden No. 7/2001.[1]. Dengan kapasitas sekitar 100.000 orang, stadion yang mulai dibangun pada pertengahan tahun 1958 dan penyelesaian fase pertama-nya pada kuartal ketiga 1962 ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Menjelang Piala Asia 2007, dilakukan renovasi pada stadion yang mengurangi kapasitas stadion menjadi 88.083 penonton.
Pembangunannya didanai dengan kredit lunak dari Uni Soviet sebesar 12,5 juta dollar AS yang kepastiannya diperoleh pada 23 Desember 1958.

Kondisi Sekarang
Tribun : A
Tempat duduk : B+
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A




5. Gelora Bung Tomo




















Kota : Surabaya, Jawa Timur
Dibangun : Selesai
Kandang : PERSEBAYA SURABAYA FC
Kapasitas : 50.000 tempat duduk.
Tipe stadion : Stadion Sepakbola Modern.
Kategori : A
Sejarah Singkat
Stadion Gelora Bung Tomo terletak di Surabaya Barat. Jawa Timur yang merupakan kandang masa depan dari klub Persebaya Surabaya. Stadion ini direncanakan akan diresmikan pada bulan Mei tahun 2010.
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A



6. Gelora Jakabaring


Kota : Palembang, Sumatera Selatan
Dibangun : Tahun 2001
Kandang : Sriwijaya FC (Super Liga)
Kapasitas : 40.000 tempat duduk
Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Modern.
Kategori : A
Event Besar – PON XVI 2004 Sumatera Selatan
- Piala Asia 2007
Sejarah Singkat
Stadion Gelora Sriwijaya yang terletak di daerah jakabaring Palembang ini merupakan salah satu stadion besar di Indonesia. Dibangun dalam rangka persiapan Sumatera Selatan sebagai tuan rumah PON XVI 2004, menunjukan keseriusan daerah ini dalam menyambut dan menyukseskan event empat tahunan tersebut. Dan kini pasca PON stadion ini digunakan klub juara Copa Indonesia dan juara Liga Indonesia 2007, Sriwijaya FC sebagai kandang klub tersebut.
Stadion ini juga pernah digunakan sebagai tuan rumah pertandingan kualifikasi dan perebutan tempat ke-3 Piala Asia 2007 mewakili stadion Indonesia selain Gelora Bung Karno.
Kondisi Sekarang
Tribun : B+
Tempat duduk : B+
Fasilitas : A
Rumput : B
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : B+


7. Stadion Nasional


Kota : Pekanbaru, Riau
Dibangun : Tahun 2009
Kandang : PSPS PEKANBARU FC
Kapasitas : 43.000 kursi.
Tipe Stadion : Stadion Madya (Olympic)
Kategori : A
Sejarah Singkat
Stadion Utama PON Riau 2012 Pekanbaru akan mulai dibangun pada tahun 2009 untuk menyambut Pekan Olahraga Nasional XVIII Riau 2012, stadion ini merupakan stadion utama event tersebut. Dengan arsitektur modern nantinya akan menjadikannya stadion terbaik di Indonesia.
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


8. Stadion Palaran

























Kota : Samarinda, Kalimantan Timur
Dibangun : Tahun 2005
Kandang : Persisam Putra Samarinda (Super Liga)
Kapasitas : 50.000 kursi.
Tipe Stadion : Stadion Madya (Olimpiq)
Kategori : A
Event Besar – PON XVII 2008 Kalimantan Timur
Sejarah Singkat
Stadion ini diproyeksikan untuk acara pembukaan dan penutupan PON XVII 2008 Kalimantan Timur. Stadion ini merupakan stadion pertama di Indonesia yang seluruh tempat duduknya memakai kursi penonton. Merupakan salah satu stadion terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara.
Kondisi Sekarang
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A





9. Stadion Tenggarong














Kota : Tenggarong, Kalimantan Timur
Dibangun : Selesai
Kandang :  Mitra Kukar FC
Kapasitas : 35.000 kursi.
Tipe stadion : Stadion Madya (Olimpiq)
Kategori : A
Sejarah Singkat
Stadion Tenggarong, Stadion yang kan selesai tahun ini. Jika sudah rampung seratus persen, stadion ini dipastikan akan lebih megah dibanding Stadion Utama Palaran ataupun Senayan. Selain lapangan standar Eropa, stadion ini akan dilengkapi atap model knock down. Atap bisa distel membuka dan menutup secara digital
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


10. Stadion Taman BMW



Kota : Jakarta, DKI Jakarta
Dibangun : masih dalam tahap perencanaan (dijadwalkan dibangun awal 2010 dan diperkirakan selesai Tahun 2020)
Kandang : -
Kapasitas : 40.000 kursi.
Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Modern
Kategori : A
Sejarah Singkat
Stadion Taman BMW (Taman Bersih Manusia dan berWibawa) merupakan kandang masa depan klub elit sepakbola Indonesia, yaitu Persija Jakarta. Dapat di bayangkan apabila stadion ini selesai sesuai perencanaan yang telah ada, stadion ini bakal menjadi Allianz Arena nya Indonesia ataupun menyerupai Emirates Stadium yang ada di Inggris.
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A



11. Stadion Riau 7 Kali Lebih Megah daripada Stadion GBK!


Stadion Utama Riau atau disebut juga dengan Main Stadium Riau adalah Stadion Sepakbola yang termegah saat ini di Indonesia yang dipersiapkan untuk menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON XVIII) XVIII Tahun 2012 dan Islamic Solidarity Games Tahun 2012

Dibangun sejak 2009, stadion megah dan mewah ini ditargetkan selesai 2012 ini untuk menyambut PON.





12. Stadion Pakansari Bogor

 











Kabupaten : Bogor, Jawa Barat
Dibangun : Tahun 2010, stadion ini masih dalam tahap perencanaan.
Kandang : PERSIKABO BOGOR FC
Kapasitas : 40.000
Tipe stadion : Modern
Kategori : A
Sejarah Singkat
Ketua Umum Persikabo Kab. Bogor, Rachmat Yasin mengatakan, peluang untuk menembus Liga Super terbuka lebar, jika semua pihak yang terlibat mendukung perjuangan tim secara penuh. Dia juga menginstruksikan seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Bogor, termasuk empat puluh camat sewilayah Kabupaten Bogor untuk senantiasa mendukung target ini.
Untuk masalah stadion, Rachmat mengatakan, pemain dan Kabomania tidak perlu khawatir. Pihaknya sedang berupaya mempercepat pembangunan stadion megah di kawasan Pakansari Cibinong. Dia mengungkapkan, pemkab sudah mengumpulkan anggaran Rp 25 miliar dari Pemprov Jawa Barat, dari total Rp 100 miliar yang diperlukan. “Sisanya sedang kita upayakan. Yang penting pembangunan itu tidak banyak memengaruhi APBD Kabupaten Bogor. Kami minta doa restu dan dukungan saja dari masyarakat Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Stadion menjadi salah satu masalah besar dan klasik di sepak bola Indonesia. BLI menetapkan sejumlah standar dunia, minimal Asia, seperti ruang jumpa pers dan media lengkap dengan fasilitas kerja, ruang ganti pemain dan wasit lengkap dengan fasilitas water heater, ruang pemijatan, ruang pemeriksaan kesehatan, boks media di tribun stadion dan beberapa fasilitas penunjang lainnya yang biasa berada di stadion modern.
Stadion memang menjadi syarat utama jika salah satu tim masuk Liga Super. Untuk itu, bupati mengharapkan dukungan semua pihak agar stadion yang akan dibangun di Kab. Bogor bisa terlaksana dengan cepat. Berdasarkan asil verifikasi, PT Liga Indonesia (PT Liga) syarat stadion yang layak menggelar kompetisi Liga Super adalah masalah kapasitas menampung penonton, penerangan lampu dan mempunyai locker room yang bagus. Sesuai manual, untuk pencahayaan pertandingan dan siaran televisi, Liga mematok standar lampu 1.200 luks. (PK-5)
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A





13. Stadion Bae Kudus







Kota : Kudus, Jawa Tengah
Dibangun : masih dalam tahap perencanaan
Kandang : -
Kapasitas : 40.000 kursi.
Tipe Stadion : Stadion Madya (Olympic)
Kategori : A

Sejarah Singkat
Proyek yang ditawarkan adalah pembangunan gelanggang olahraga di Kabupaten Kudus yang difokuskan pada penyediaan beberapa fasilitas olah raga yang relatif cukup popular, dan penyediaan fasilitas yang memungkinkan digunakan untuk beberapa cabang olah raga. Pembangunan GOR direncanakan di Kecamatan Bae. Dan diperkirakan dengan biaya investasi 130 milyar Rupiah.




14. Stadium Landak




Kota : Kabupaten Ngabang, Kalimantan Barat
Dibangun : masih dalam tahap pembangunan
Kandang : -
Kapasitas : 30.000 penonton
Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Lama
Kategori : A

Sejarah Singkat
Stadion ini nantinya adalah merupakah stadion terbesar di Provinsi Kalimantan Barat.

Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A



15. Stadion Utama Kabupaten Bekasi






Photo kiriman : David Adriansyah (Bekasi)
Kota : Cikarang, Bekasi, Jawa Barat
Dibangun : masih dalam tahap pembangunan diperkirakan selesai 2014
Kandang : -
Kapasitas : 30.000 kursi.
Tipe Stadion : Stadion Sepakbola Modern
Kategori : A
Sejarah Singkat
Stadion Utama Kabupaten Bekasi dibangun sebagai markas Persikasi Bekasi di LIGINA dan sebagai tempat pelaksanaan PORDA 2014 (Sumber : David Adriansyah, Bekasi).
Perkiraan Kondisi
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A



16. Stadion Maguwoharjo Sleman






Stadion Maguwoharjo dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Sleman sebagai alternatif pengganti Stadion Tridadi yang merupakan homebase PSS Sleman dalam beberapa musim kompetisi. Animo masyarakat Sleman yang besar, terutama slemania, dalam mendukung PSS setiap kali berlaga di kandang membuat kapasitas di Stadion Tridadi sudah tidak mampu menampung penonton.
Dalam kurun waktu tahun 2004 hingga 2006 dibangunlah sebuah stadion yang memiliki standar internasional. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan ketidaklayaan stadion Tridadi untuk menjamu tim-tim besar Liga Indonesia.
Stadion yang dibangun di Desa Maguwoharjo ini resmi bisa digunakan sebagai kandang PSS Sleman dalam mengikuti kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2007. Dengan memiliki daya tampung hingga 35.000 penonton membuat stadion Maguwoharjo mampu menampung seluruh penonton yang menyaksikan tim kesayangan mereka, PSS Sleman saat bertanding, bahkan juga bisa menampung hingga 10.000 suporter tamu yang datang.
Stadion yang memiliki nama resmi Maguwoharjo International Stadium (MIS) ini dianggap sebagai salah satu stadion terbaik di Indonesia selain Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta, Stadion Jakabaring di Palembang, dan Stadion Jalak Harupat di Kabupaten Bandung. Bahkan, Stadion Maguwoharjo pernah digunakan oleh tim nasional Indonesia dalam melakukan pertandingan ujicoba.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More